Konferensi XIV MWC NU Wajak: Perkuat Khidmah dan Konsolidasi Organisasi di Tingkat Akar Rumput

Muhammad Al Hanif
259 Views

Pada Kamis, 25 Desember 2025, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Wajak telah menggelar Konferensi XIV dengan penuh khidmat di MI Literasi Miftahul Huda. Acara yang merupakan momentum penting bagi jajaran pengurus dan kader NU ini, tidak hanya menjadi forum formal musyawarah, tetapi juga ruang pengabdian (khidmah) untuk meneguhkan kembali komitmen menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah di tingkat lokal.

Makna Strategis Konferensi bagi Jam’iyah

Konferensi XIV ini digelar dalam rangka menjalankan amanat konstitusi organisasi sekaligus merespons dinamika sosial yang terus berkembang. Sebagai barisan terdepan NU di tingkat kecamatan, MWC NU Wajak memegang peran kunci dalam mengonsolidasi gerakan, pemikiran, dan aksi nyata bagi kemaslahatan umat.

Tiga agenda utama yang menjadi roh konferensi ini adalah:

1. Evaluasi Kinerja Organisasi secara menyeluruh untuk periode sebelumnya, guna mengambil pelajaran dan melakukan perbaikan.

2. Pemilihan Kepemimpinan Baru yang amanah, visioner, dan responsif terhadap tantangan zaman.

3. Penguatan Nilai-Nilai Ke-NU-an dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat di tengah arus perubahan sosial.

KH Nasrul, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Malang, dalam sambutannya menegaskan bahwa esensi pergerakan NU adalah kehadiran yang memberikan manfaat nyata (rahmatan lil ‘alamin). “Penguatan jam’iyah atau keorganisasian harus berjalan seiring dengan komitmen yang tak tergoyahkan untuk menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah. Inilah yang akan menjadi pondasi khidmah kita,” tegasnya.

Kepemimpinan Baru Periode 2025–2030: Sinergi untuk Wajak Religius dan Sejahtera

Konferensi ini mencapai puncaknya dengan ditetapkannya kepemimpinan baru untuk mengemban amanah selama lima tahun ke depan (periode 2025–2030). Melalui proses musyawarah yang demokratis dan penuh hikmah, terpilih dua sosok yang diharapkan dapat menggerakkan roda organisasi:

· KH. Mukhlas Tajuddin terpilih sebagai Rais Syuriah MWC NU Kecamatan Wajak. Peran sentral beliau adalah memberikan bimbingan spiritual, pengawasan syar’i, dan penjagaan terhadap akidah serta manhaj organisasi.

· KH. Fadli Adhim terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Wajak. Tugas utama beliau adalah memimpin pelaksanaan operasional program, kebijakan, dan seluruh aktivitas organisasi di lapangan.

Sinergi antara Syuriah dan Tanfidziyah ini diharapkan mampu menghadirkan terobosan-terobosan baru dalam membumikan nilai-nilai NU. Visi bersama mereka adalah mewujudkan masyarakat Kecamatan Wajak yang lebih religius, berakhlakul karimah, dan sejahtera lahir batin di bawah naungan panji-panji Nahdlatul Ulama.

Mohamad Hayat, selaku Ketua Panitia Konferensi XIV, dalam laporannya menyampaikan bahwa acara ini adalah momentum bersejarah. “Konferensi ini bukan sekadar rutinitas organisasi, tetapi ruang untuk melahirkan kepemimpinan yang tafaqquh fiddin, memiliki ketajaman berpikir, dan mampu menerjemahkan khittah NU dalam kerja-kerja nyata yang menyentuh kebutuhan dasar warga,” ujarnya.

Dengan telah ditetapkannya kepemimpinan baru, Konferensi XIV MWC NU Wajak resmi ditutup. Seluruh jajaran pengurus lama dan baru beserta seluruh undangan yang hadir berkomitmen untuk bersinergi, mengedepankan semangat ukhuwah, dan memperkuat khidmah bagi agama, bangsa, dan negara.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Cuaca Hari Ini
28°C
Malang
overcast clouds
28° _ 28°
86%
1 km/h
Rab
33 °C
Kam
35 °C
Jum
29 °C
Sab
30 °C
Ming
21 °C

Latest News

Galeri & Kabar